By endahws

Suatu malam, ketika saya tertidur kelelahan, suami saya membangunkan saya. Dia terpilih jadi ketua RT. Entah dia memang jadi favorit, entah dikerjain oleh teman-teman tetangga yang suka ngebodor.

Yang jelas, mulai keesokan harinya, menempellah sebutan “Bu RT” di pundak saya. Menggelikan, karena seumur-umur saya belum pernah jadi “Bu + pekerjaan suami”.

Sebutan itu tidak membuat nyaman, tapi ternyata menyenangkan, dalam arti membawa saya ke perjalanan yang tidak mungkin saya alami sebagai “Bu biasa”.  Bu RT bisa terakses dengan sistem pemerintahan yang bisa dijelaskan dengan ungkapan… “Begitu, deh,” sekaligus punya daya untuk berkontribusi pada pendidikan berbasis masyarakat.

Blog ini adalah jurnal saya sebagai Bu RT. Sebuah parodi untuk pembelajaran bersama tentang komunitas warga.


0 Responses to “Tentang Bu RT”



  1. No Comments Yet

Leave a Reply




Categories

Archives

Blog Stats

  • 226 hits

Top Posts