01
Apr
08

Buerte nganggur

Sudah tiga bulan, suami saya jadi RT, tapi belum sekalipun saya ikut kumpul-kumpul PKK. Undangan pertama datang di bulan Januari untuk acara pengajian. Karena undangan datang sehari atau dua hari sebelumnya, saya tidak bisa datang. Tapi saya masih berniat baik dengan menelepon kelurahan, lho.

Bulan itu juga ada undangan pertemuan Pokja (saya dimasukkan Bu RW ke Pokja –Kelompok Kerja– Pendidikan). Tapi ya gitu deh. Acara hari Senin pagi, undangan datang Sabtu sore. Hari Minggu malam saya ditelepon sama Ibu Anu yang konon punya jabatan di PKK Kelurahan. Dia tanya apakah saya bisa datang pada hari Senin pagi. Saya bilang minta maaf sambil bertanya apakah undangan bisa datang lebih awal, agar saya bisa menggeser kegiatan di Senin pagi. Ini jawabnya: “Kita nggak mendadak kok. Kita rapat Jumat sore dan memutuskan rapat Senin pagi ini.”

Gubrak!


0 Responses to “Buerte nganggur”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Categories

Archives

Blog Stats

  • 368 hits

Top Posts

  • None

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.